Khutbah Iduladha: Hakikat Pengorbanan di Masa Pandemi
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Ide Awal Pendirian Masjid ini beberengan dengan kepindahan Pemerintah Kab.Bangka dari Kota Pangkal Pinang Ke Kota baru Sungailiat era Pemerintahan bupati M.Arub,SH ( Putra Asli Kayu arang Bangka) Tahun 1970 yang menggulirkan Wacana Pembangunan sebuah tempat Ibadah (Masjid)yang menjadi kebanggaan bersama sehingga rencana Pembangunan Masjid besar terus bergulir.berdasarkan hasil musyarawah secara seksama Pemilihan Lokasi yang mengambil Pertimbangan beberapa Aspek antara lain sebagai berikut,letak yang strategis dekat dengan pusat pemerimtahan daerah bersemberangan dengan hutan kota,tersediaan area yang luas berada di ketinggian yang edial dan sangat memandai menjadi bahan pertimbangan Prioritas,dan Kondisi alamnya ini lah yang menjadi Modal awal dan potensi besar kedepannya untuk dapat dkembangkan dan tidak banyak dimiliki oleh masjid lainya di tanah air ini terkait Pembangunan Masjid Agung ini oleh para Penggangas saat itu yang di Prakarsai Oleh beberapa Tokoh di antaranya Bapak H.Djarab,Drs.H.Armyn HelmI Yudha,Robuan Zainudin,SH,H.Syamsul Bahri,H.A.Rakiman Matarap,B.Sc, Arsisitek yang ditunjuk Bapak Ir.Yazan Matzen.Pada Tanggal 23 April 1979 pembangunan Masjid di mulai dengan peletakkan batu pertama oleh Gurbernur Provinsi Sumatera Selatan dan pada tanggal 22 Juli 1983 diresmikan dan mulai digunakan.
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Khutbah Pertama اَلْØÙŽÙ…ْد٠للهÙ..